Taksedikit warga Palestina yang datang bersama anggota keluarganya untuk memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW di kompleks Masjid Al-Aqsa. Maulid Nabi merupakan peringatan hari kelahiran Nabi
NabiMuhammad SAW lahir di tahun 571 M. Bangsa Yahudi menyebar ke semenanjung Arabia (di antaranya di Khaibar dan sekitar Madinah), kemudian bermigrasi dalam jumlah besar ke daerah tersebut ketika terjadi perang antara Romawi dengan Persia. Intifadhah, perlawanan dengan batu oleh orang-orang Palestina yang tinggal di daerah pendudukan
Rasulullahﷺ memerintahkan Usamah berangkat menuju Syam, tepatnya di wilayah Abna-Palestina, yang saat itu masih dikuasai oleh pasukan Romawi. Misi ini terhenti karena Rasulullah wafat, kemudian dilanjutkan lagi pada masa Khalifah Abu Bakar. Karena masih berusia muda, 17 tahun, Usamah sempat diragukan kemampuannya oleh para sahabat nabi
2 Keluar cahaya saat kelahiran Nabi Muhammad. Peristiwa yang tak kalah ajaib adalah keluarnya cahaya saat kelahiran Nabi Muhammad. Cahaya itu keluar dan menerangi ke arah istana-istana di Syam. Jika peristiwa gajah diabadikan Allah dalam Surat Al Fil, keluarnya cahaya ini diriwayatkan Ibnu Sa'ad dan Imam Ahmad.
LeilaMolana-Allen. Terkenal dengan dinding dan pos pemeriksaan yang memisahkan masyarakat, wilayah Palestina disatukan oleh jalan setapak menyusuri jejak Ibrahim, bapak agama Islam dan Yahudi
NabiIbrahim as. dan kaumnya kemudian kembali ke tanah Palestina (Ahmad Syalabi, 206: 90-91). Sesampainya di Palestina (Betel), pengikut Ibrahim dan Luth berselisih soal wilayah padang rumput yang menjadi tempat penggembalaan ternak. Setelah mencapai taraf hidup makmur, pengikut Ibrahim dan Luth memiliki hewan ternak yang amat banyak.
. Berbicara tentang Mesir berarti membahas sejarah panjang ribuan abad silam. Keberadaannya telah dikuasai silih berganti para penguasa dunia. Bahkan, Mesir telah memiliki peradaban, jauh sebelum Islam lahir di Haramain. Pun setelah menjadi negeri Muslimin, Mesir mencatat banyak peristiwa yang membuatnya tak mungkin luput dari sejarah Islam. Jika ditarik awal mula negeri Mesir, era Firaunlah yang mungkin tercatat menjadi periode prasejarah. Alquran banyak mengisahkan para nabi Allah yang berjuang menyelamatkan Bani Israil dari kekejaman Firaun. Sebut saja Nabi Musa dan Harun. Keduanya lahir di Mesir dan menjadi utusan Allah untuk mendakwahkan tauhid di Negeri Nil tersebut. Namun, sebelum era Nabi Musa dan saudaranya, Harun, banyak nabi yang pernah tinggal ataupun sekadar singgah di Mesir. Sebut saja kisah perjalanan Nabi Yusuf. Dia dijual sebagai budak saat remaja hingga kemudian tinggal di sebuah keluarga saudagar di Mesir. Di sanalah dia mendapat cobaan dan diutus sebagai seorang nabi dan rasul. Di akhir kisah, nabi Yusuf bahkan menduduki jabatan dalam Pemerintahan Mesir. Tak hanya itu, sang ayah yang juga utusan Allah, Nabi Yaqub, kemudian tinggal bersama putra tercintanya di Mesir. Alquran bahkan mengisahkan agar Yusuf memasuki Mesir dan akan tetap aman. [Masuklah kamu ke negeri Mesir niscaya Allah akan memberikan keamanan kepada kamu] QS. Yusuf 99 Jauh sebelum era Nabi Yusuf dan Yaqub, nabi kedua, Idris, pun dikisahkan tinggal di bumi Kinanah tersebut. Selain Nabi Yusuf, Harun, dan Idris, Nabi Ibrahim pun pernah berkunjung ke Mesir. Bapak agama samawi tersebut melakukan perjalanan bersama istrinya, Sarah. Namun, saat itu Ibrahim tak menetap di sana, melainkan hanya singgah. Akan tetapi, Sarah, ibunda Nabi Ishaq, pernah tinggal di Mesir selama hitungan hari. Kemudian, pasca-Nabi Musa membawa Bani Israil ke tanah Palestina, Mesir tak lagi banyak dikunjungi para rasul, melainkan utusan beberapa nabi saja yang tak termasuk dalam 25 nabi dan rasul. Hingga setelah lama tak terjamah kehadiran utusan Allah, Mesir kedatangan tamu besar, yakni Nabi Isa. Sebenarnya tanah Palestinalah yang banyak melahirkan para nabi dan rasul. Akan tetapi, banyaknya kisah menarik dan sepak terjang nabi di Negeri Piramida membuat Mesir mendapat julukan negeri para nabi. Bahkan, dikabarkan, di kawasan Semenanjung Sinai, Mesirlah lokasi makam seorang nabi dan rasul Allah, Shalih. sumber Harian RepublikaBACA JUGA Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Klik di Sini
Kisah Nabi Isa dingkat ke langit oleh Allah SWT, sumber foto Nabi Isa Diangkat ke Langit oleh AllahKisah Nabi Isa dingkat ke langit oleh Allah SWT, sumber foto karena ucapan mereka "Sesungguhnya kami telah membunuh Al Masih, Isa putra Maryam, Rasul Allah”, padahal mereka tidak membunuhnya dan tidak pula menyalibnya, tetapi yang mereka bunuh ialah orang yang diserupakan dengan Isa bagi mereka. Sesungguhnya orang-orang yang berselisih paham tentang pembunuhan Isa, benar-benar dalam keragu-raguan tentang yang dibunuh itu. Mereka tidak mempunyai keyakinan tentang siapa yang dibunuh itu, kecuali mengikuti persangkaan belaka, mereka tidak pula yakin bahwa yang mereka bunuh itu adalah Isa. Tetapi yang sebenarnya, Allah telah mengangkat Isa kepada-Nya. Dan adalah Allah Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana. Tidak ada seorangpun dari Ahli Kitab, kecuali akan beriman kepadanya Isa sebelum kematiannya. Dan di hari kiamat nanti Isa itu akan menjadi saksi terhadap mereka." QS. An-Nisa’ 157-159
Jakarta - Lazimnya, seorang anak memiliki ayah dan ibu. Mereka berdualah orang yang harus dihormati dan disayangi. Namun, tak semua begitu. Ada pengecualian untuk dua Nabi yang tak memiliki ayah di dunia ini, yakni Nabi Nabi Adam AS dan Nabi Isa AS. Nabi Isa Nabi Isa lahir di BetlehemBaitullahm, Palestina. Daerah tersebut terletak di antara dua dataran dengan ketinggian 750 meter di atas permukaan laut. Jaraknya kurang lebih 10 kilometer arah selatan dari Masjid al-Aqsa di Yerusalem. Celaka, Ini Orang yang Tidak Akan Melihat Rasulullah SAW di Hari Kiamat Yang Terjadi Saat Malaikat Israfil Meniup Sangkakala Hari Kiamat, Disebut dalam Al-Qur'an 10 Tanda Kiamat Menurut Ulama NU Hadratus Syekh KH Hasyim Asy’ari Dalam buku berjudul Kelahiran Nabi Isa karya Mohd. Zaid Sani, 2003, tertulis telah lahir seorang anak laki-laki dari rahim seorang perempuan suci bernama Maryam binti Imran. Dia adalah Nabi Isa AS. Suatu hari, Maryam yang tengah menyendiri di sebuah tempat kaget karena didatangi oleh Malaikat Jibril yang menyamar menjadi seorang pria. Dia pun memanjatkan doa yang kemudian diabadikan dalam Al-Qur'an surat Maryam ayat 18 yang artinya "Sungguh, aku berlindung kepada Tuhan Yang Maha Pengasih terhadapmu, jika engkau orang yang bertakwa". Malaikat Jibril pun berusaha menenangkan Maryam yang terlihat amat ketakutan, "Sesungguhnya aku hanyalah utusan Tuhanmu, untuk menyampaikan anugerah kepadamu seorang anak laki-laki yang suci," kata Malaikat Jibril. Maryam semakin kaget saat mendengar ucapan Malaikat Jibril. Dia tidak bersuami, tak pernah bersentuhan dengan laki-laki dan ia juga bukan seorang pezina, bagaimana mungkin dia bisa memiliki seorang anak. Tapi Malaikat Jibril meyakinkan bahwa bagi Allah SWT hal itu mungkin saja terjadi atas kehendak-Nya. Saksikan Video Pilihan iniPiknik, Berbagi Bahagia dengan Anak Yatim BanjarnegaraMukjizat Nabi IsaTak lama kemudian, Maryam pun hamil. Perempuan suci yang dijamin masuk surga itu pergi mengasingkan diri hingga tiba di Betlehem. Dalam sebuah riwayat disebutkan bahwa Maryam berhenti di sebuah dataran tinggi dan bersandar di bawah pohon kurma. Di tempat inilah konon Nabi Isa dilahirkan. Setelah melahirkan Nabi Isa, Maryam kembali menemui kaumnya. Maryam mendapat banyak pertanyaan mengenai ayah dari anak yang dilahirkannya. "Wahai Maryam, sesungguhnya engkau telah membawa sesuatu yang sangat mungkar. Wahai saudara perempuan Harun, ayahmu bukan seorang yang buruk perangai dan ibumu bukan seorang perempuan pezina," kata salah seorang dari mereka. Saat itulah muncul keajaiban pada Nabi Isa yang masih bayi dan dalam ayunan sang ibu diberi keajaiban Allah SWT untuk bisa berbicara. Nabi Isa kecil menjawab, membela sang ibu dari keraguan kaumnya "Sesungguhnya aku hamba Allah, Dia memberiku Kitab Injil dan Dia menjadikan aku seorang Nabi. Dan Dia Allah menjadikan aku seorang yang diberkahi di mana saja aku berada, dan Dia memerintahkan kepadaku melaksanakan shalat dan menunaikan zakat selama aku hidup." Keajaiban Nabi Isa ini disebutkan dalam Al-Quran Surat Maryam ayat 30 dan 31. Allah SWT berfirman dalam Surat Maryam ayat 34 dan 35 "Itulah Isa putra Maryam, yang mengatakan perkataan yang benar, yang mereka berbantah-bantahan tentang kebenarannya. Tidak layak bagi Allah mempunyai anak, Maha Suci Dia. Apabila Dia telah menetapkan sesuatu, maka Dia hanya berkata kepadanya 'jadilah', maka jadilah ia."Kisah Nabi AdamAllah memerintahkan kepada para malaikat untuk mengambil tanah di Bumi untuk menghidupkan Nabi Adam AS. Nabi Adam merupakan manusia pertama yang diciptakan oleh Allah SWT yang menjadi nabi dan pemimpin di muka bumi Hal ini sebagaimana tercantum dalam Al-Quran surat Al-Baqarah ayat 30 yang berbunyi "Ingatlah ketika Tuhanmu berfirman kepada pada malaikat, 'Sesungguhnya Aku hendak menjadikan seorang khalifah di muka bumi". QS. Al-Baqarah 30 Allah SWT menciptakan manusia sebagai makhluk sempurna yang dibekali dengan akal, tubuh dan jiwa. Para malaikat pun diminta untuk bersujud kepada Nabi Adam sebagai bentuk penghormatan. Namun iblis menolak untuk bersujud karena mereka merasa lebih baik dari manusia karena diciptakan dari api. Hal ini membuat Allah SWT murka dan mengusir iblis dari surga dan menuju neraka. Nabi Adam menetap dan hidup di surga dalam beberapa waktu. Hingga suatu ketika, ia merasa bosan dan Allah SWT menciptakan Hawa dari tulang rusuknya. Keduanya diizinkan untuk tinggal di surga dengan syarat tidak mendekati pohon Khuldi Nabi Adam dan Hawa mematuhi aturan tersebut hingga perlahan setan merayu mereka dengan tipu dayanya. Akhirnya ia memetik buah dari pohon tersebut dan memakannya bersama Hawa. Setelah itu mereka diperintahkan Allah SWT untuk turun ke bumi. Mereka diturunkan di tempat berbeda dan berusaha mencari satu sama lain selama 40 tahun. Akhirnya mereka berdua bertemu di Padang Arafah atau Jabal Rahmah. Setelah turunnya Nabi Adam dan Hawa dari surga, keduanya memohon ampun kepada Allah SWT dan bertobat atas perbuatannya. Mereka kemudian membangun keluarga dengan melahirkan 40 anak kembar. Penulis Putry Damayanty* Fakta atau Hoaks? Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor Cek Fakta 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.
nabi yang lahir di palestina